Skip to main content

Posts

Featured

Bertetangga

Menyadari bahwa tulisan ini mungkin bisa dianggap kontra dengan tulisan yang ditulis di status yang berjudul "Pintu rumahnya koq tutupan terus sii..." dan ditanggapi oleh beberapa pembaca yang merasa senasib. jujur dari dari pandangan penulis, penulis memang ingin menjaga marwahnya sebagai muslimah dan ya, memang sangat harus di dukung. Namun jujur aja juga, tulisan ini bisa membuat orang yang luar biasa males bergaul dengan sekitar menjadi punya alasan untuk, yah! ini alasannya. ya yang sebenarnya mah, aslinya males aja mau ketemu orang-orang (dan itu hak personal ya). Saya hanya merasa, takut ada pergeseran maksud. karena dari komentar-komentarnya, hampir rata-rata malah mbahasin tentang konteks "tetangga". Engga kok, saya bukan mau kontra tapi, izinkan saya menulis dari sudut pandang saya.  Dulu, di kontrakan pertama saya. waktu yang saya habiskan di tempat kerja lebih banyak dibanding yang saya habiskan di rumah. saya ingat sekali saat pergi pagi hari dan pulan...

Latest Posts

Tentang Rumah

nikah muda untuk anak dibawah umur

Indonesia Tanpa Pacaran Dan Absurditas di Dalamnya

Ada Luka Yang Tak Berdarah

Ke-unyu-an Antar Generasi

multi tafsir bahasa pemasaran